Postingan

REFORMASI INSTITUSI POLRI: MENUJU PEMOLISIAN YANG PROFESIONAL, AKUNTABEL, DAN DEMOKRATIS

  KAJIAN OLEH: Muhammad Hilmi dan Muhammad Hary Editor:  Muhammad Ibnu Sultan Ataillah Rahman PENDAHULUAN            Po lri (Kepolisian Republik Indonesia) merupakan suatu lembaga penegak hukum yang bertanggung jawab langsung di bawah presiden. Saat ini, Indonesia sedang dihebohkan dengan adanya pemberitaan mengenai pembuatan tim reformasi bagi Polri. Pengamat di bidang Kepolisian dan menjabat sebagai dosen di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) Bambang Widodo Umar menyatakan bahwa, reformasi Polri didefinisikan sebagai transformasi organisasi Kepolisian agar lebih profesional dan akuntabel dalam memberikan pelayanan, tanggapan dalam merespon ancaman, serta responsif dalam memahami kebutuhan masyarakat. Namun, banyak sekali muncul pertanyaan apakah sistem lembaga Kepolisian saat ini sudah profesional, akuntabel, transparan dan sesuai dengan prinsip negara hukum yang demokratis atau diperlukan reformasi?         ...

KETIKA REFORMASI POLRI DIPERTANYAKAN: LEGITIMASI, PENGAWASAN, DAN MASA DEPAN DEMOKRASI

  OPINI OLEH: Anisah dan Najwa Shafaryna Editor:  Muhammad Ibnu Sultan Ataillah Rahman PENDAHULUAN          Reformasi Institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) merupakan isu krusial yang kembali menjadi sorotan publik. Urgensi reformasi ini timbul dari berbagai persoalan struktural, antara lain dugaan penyalahgunaan wewenang, lemahnya mekanisme pengawasan internal maupun eksternal, serta krisis kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum. Berbagai peristiwa, seperti Tragedi Kanjuruhan, kasus pembunuhan Brigadir J, hingga demonstrasi besar pada akhir Agustus 2025, telah meninggalkan luka sosial yang mendalam dan memperparah krisis kepercayaan masyarakat terhadap institusi Kepolisian.           Publik memberikan kritik keras terhadap cara aparat Kepolisian bertindak di lapangan, yang dinilai represif dan tidak proporsional. Rangkaian peristiwa tersebut menjadi puncak akumulasi kekecewaan publik dan secara ...

MENATAP DUA SISI SEJARAH: PRO-KONTRA PENGANUGERAHAN GELAR ‘PAHLAWAN NASIONAL’ SOEHARTO

  OPINI OLEH: Alisya Dinni Sabila dan Dara Shofia Editor:  Muhammad Ibnu Sultan Ataillah Rahman PENDAHULUAN           Soeharto dikenal sebagai pemimpin yang berhasil menstabilkan politik dan ekonomi Indonesia pasca-gejolak 1965 serta mendorong pembangunan nasional lewat berbagai program penting seperti Rencana Pembangunan Lima Tahun (Repelita), pembangunan infrastruktur skala besar, serta peningkatan akses pendidikan dan kesehatan. Era Orde Baru di bawah kepemimpinannya dikenal dengan pertumbuhan ekonomi yang pesat sehingga Indonesia dijuluki “Macan Asia” yang menunjukkan keberhasilan kebijakan ekonominya dalam membawa Indonesia ke fase modernisasi dan stabilitas politik relatif terjaga.           Namun disisi lain, masa kepemimpinan Soeharto juga dicatat dengan pelanggaran hak asasi manusia serius dan praktik korupsi, kolusi, serta nepotisme (KKN) yang meluas dan meninggalkan luka mendalam di sebagian masyarakat...

POLEMIK SOEHARTO SEBAGAI ‘PAHLAWAN NASIONAL: ANALISIS PERSYARATAN GELAR DALAM UNDANG-UNDANG NOMOR 20 TAHUN 2009

   KAJIAN OLEH: Sausan Raudatul Aisyi' dan Alisa Rohima Editor:  Muhammad Ibnu Sultan Ataillah Rahman      PENDAHULUAN Pemberian gelar kepada seseorang sebagai ‘Pahlawan Nasional’ merupakan sebuah penghargaan besar yang didapat oleh warga negara yang berjasa dan memberikan dampak nyata bagi kemajuan negeri. Gelar ‘Pahlawan Nasional’ bukan hanya sebagai titel atas jasa yang dilakukan tetapi juga mencerminkan moral suatu bangsa yang memengaruhi memori kolektif bangsa. Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia ke-8 mendapat usulan beberapa nama warga negara yang berjasa untuk dilantik sebagai ‘Pahlawan Nasional’ dari Menteri Kebudayaan, Fadli Zon. Tepat pada Hari Pahlawan, 10 November 2025, Presiden Prabowo resmi memberi gelar ‘Pahlawan Nasional’ kepada sepuluh tokoh warga negara melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 116/TK Tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional. . Daftar nama yang menerima gelar Pahlawan tersebut salah sat...