LGBT seperti kita ketahui akronim dari Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender. Istilah ini digunakan semenjak tahun 1990-an menggantikan frasa “komunitas gay” karena istilah ini lebih mewakili kelompok-kelompok yang kelainan orientasi seksual. Lesbian merupakan salah satu orientasi seksual terhadap sesama jenis (wanita), gay atau homoseks adalah orientasi seksual penyuka sesama jenis (laki-laki). Biseksual, orientasi seksual bisa kedua-duanya kepada wanita, maupun laki-laki, serta trangender, seseorang yang ingin berubah bentuk fisiknya, ketika lahir, misalnya laki-laki ingin menjadi perempuan atau sebaliknya. Di negara Indonesia, komunitas LGBT belum bisa diterima masyarakat. Tidak sedikit masyarakat berpandangan miring dari benci, kotor, serta jijik sampai mengucilkan dan menjauhi mereka. Namun demikian terdapat juga kelompok masyarakat yang justru pro terhadap komunitas ini. Salah satu bentuk pengaplikasiannya terbentuk beberapa LSM seperti Swara Srikandi di Jakarta, L...